h1

Kunci Sukses E-Bisnis beserta Faktor Pendukungnya

Desember 3, 2010

NAMA            : CHAIRUNISAH

NPM               : 30108458

KELAS           : 3 DB 07

SOFTSKILL SIA

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi, maka peradaban manusia juga ikut berkembang. Dalam transaksi yang dilakukan masyarakat, baik secara individu maupun kelompok,  kini semakin melibatkan teknologi informasi. Transaksi yang dilakukan dalam bisnis ini melibatkan internet sebagai media promosi namun juga sebagai media informasi untuk memberikan penjelasan lebih lanjut baik tentang profil perusahaan itu sendiri maupun tentang jenis produk yang dipasarkan. Semua hal tersebut  terangkum dalam bentuk E-bisnis.

E-bisnis adalah praktek pelaksanaan dan pengelolaan proses bisnis utama seperti perancangan produk, pengelolaan pasokan bahan baku, manufaktur, penjualan, pemenuhan pesanan, dan penyediaan servis melalui penggunaan teknologi komunikasi, komputer, dan data yang telah terkomputerisasi. E-bisnis juga meliputi semua hal yang harus dilakukan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) untuk melakukan kegiatan bisnis antar organisasi maupun dari organisasi ke konsumen. Dengan mengimplementasikan eBusiness, perusahaan dapat melihat berbagai peluang dan celah bisnis baru yang selama ini belum pernah ditawarkan kepada masyarakat. Penerapan konsep eBusiness secara efektif tidak saja menguntungkan perusahaan karena banyaknya komponen biaya tinggi yanga dapat dihemat (cost cutting), tetapi justru memberikan kesempatan perusahaan untuk meningkatkan level pendapatannya (revenue generation) secara langsung maupun tidak langsung. Manfaat paling cepat yang dapat diperoleh perusahaan yang terjun ke dunia ebusiness adalah perbaikan tingkat efisiensi. Sebuah riset memperlihatkan kurang lebih 40% dari total biaya operasional perusahaan diperuntukkan bagi aktivitas penciptaan dan penyebaran informasi ke berbagai divisi terkait. Dengan dimanfaatkannya teknologi informasi (dan e-technology) di dalam berbagai rangkaian bisnis sehari-hari, maka akan terlihat bagaimana perusahaan dapat mengurangi total biaya operasional yang biasa dikeluarkan tersebut.

Meskipun begitu perlu dilakukan persiapan yang matang dalam menjalankan E-Bisnis ini. Karena banyaknya perusahaan yang terkoneksi dengan internet, maka mudah saja bagi para customer untuk berpindah perusahaan. Dengan mengetahui hal-hal apa saja yang menjadi faktor-faktor keberhasilan E-Bisnis, maka kegagalan dalam E-Bisnis akan dapat diminimalisir.

 

 

BAB II

ISI

Mengenal E-bisnis Lebih Lanjut

E-bisnis adalah praktek pelaksanaan dan pengelolaan proses bisnis utama seperti perancangan produk, pengelolaan pasokan bahan baku, manufaktur, penjualan, pemenuhan pesanan, dan penyediaan servis melalui penggunaan teknologi komunikasi, komputer, dan data yang telah terkomputerisasi. Berikut ini merupakan komponen-komponen yang ada dalam E-Bisnis

Alat/Media/Sumber Day.a yang Digunakan

  • Teknologi informasi dan komunikasi
  • Komputer, data yang telah terkomputerisasi
  • Internet

Kegiatan Sasaran

  • Kegiatan bisnis
  • Proses bisnis utama
  • Pembelian, penjualan,pelayanan, transaksi
  • Operasi bisnis utama

Tujuan

  • Koordinasi, Komunikasi, dan Pengelolaan organisasi
  • Transformasi proses bisnis
  • Sharing informasi

Keuntungan

  • Pendekatan yang aman, fleksibel, dan terintegrasi
  • Memberikan nilai bisnis yang berbeda
  • Efisien

Klasifikasi berdasarkan penyedia dan konsumen

Membagi dunia menjadi penyedia / produsen dan konsumen / klien, kita dapat mengklasifikasikan E-bisnis ke dalam kategori berikut:

•     business-to-business (B2B)

•     business-to-consumer (B2C)

•     business-to-employee (B2E)

•     business-to-government (B2G)

•     government-to-business (G2B)

•     government-to-government (G2G)

•     government-to-citizen (G2C)

•     consumer-to-consumer (C2C)

`           •     consumer-to-business (C2B)

Faktor-Faktor Pendukung E-bisnis

7 Langkah untuk Luncurkan E-bisnis

  1. Kembangkan Konsep
  2. Siapkan Proposisi Unique Selling
  3. Dapatkan Nama Domain
  4. Secure Pendanaan
  5. Rencana Proyek
  6. Membangun Website dan Sistem E-mail
  7. Jalankan Strategi Pemasaran

Kunci Sukses dalam E-Bisnis

Berikut ini merupakan factor- factor yang perlu diperhatikan dalam meraih  sukses E-bisnis:

  1. Customer Service
  2. Price
  3. Quality
  4. Fulfillment Time
  5. Agility
  6. Time to Market
  7. Market Reach

Dalam mengimplementasikan konsep E-bisnis, terlihat jelas bahwa meraih keunggulan kompetitif (competitive advantage) jauh lebih mudah dibandingkan mempertahankannya. Secara teoritis hal tersebut dapat dijelaskan karena adanya karakteristik sebagai berikut:

  • Pada level operasional, yang terjadi dalam E-bisnis adalah restrukturisasi dan redistribusi dari bit-bit digital (digital management), sehingga mudah sekali bagi perusahaan untuk meniru model bisnis dari perusahaan lain yang telah sukses;
  • Berbeda dengan bisnis konvensional dimana biasanya sebuah kantor beroperasi 8 jam sehari, di dalam E-bisnis (internet), perusahaan harus mampu melayani pelanggan selama 7 hari seminggu dan 24 jam sehari, karena jika tidak maka dengan mudah kompetitor akan mudah menyaingi perusahaan terkait;
  • Berjuta-juta individu (pelanggan) dapat berinteraksi dengan berjuta-juta perusahaan yang terkoneksi di internet, sehingga sangat mudah bagi mereka untuk pindah-pindah perusahaan dengan biaya yang sangat murah (rendahnya switching cost);
  • Fenomena jejaring (internetworking) memaksa perusahaan untuk bekerja sama dengan berbagai mitra bisnis untuk dapat menawarkan produk atau jasa secara kompetitif, sehingga kontrol kualitas, harga, dan kecepatan penciptaan sebuah produk atau jasa kerap sangat ditentukan oleh faktor-faktor luar yang tidak berada di dalam kontrol perusahaan; dan
  • Mekanisme perdagangan terbuka dan pasar bebas (serta teori perfect competition) secara tidak langsung telah terjadi di dunia internet, sehingga seluruh dampak atau dalil-dalil sehubungan dengan kondisi market semacam itu berlaku terjadi di dunia maya.

 

 

BAB III

KESIMPULAN

Agar berhasil, E-bisnis harus memiliki strategi bisnis optimasi terus menerus, praktik pengetahuan manajemen yang solid, dan domain bisnis proses yang terintegrasi. Tidak peduli jenis dari bisnis yang dijalankan, proses model e- bisnis adalah sama.

Peluang E-Bisnis juga tergantung dari faktor organisasi dan jenis kesempatan untuk memanfaatkan aset yang ada mereka, karyawan, infrastruktur teknologi, dan informasi untuk mendapatkan atau mempertahankan pangsa pasar.  Namun, tantangan bagi organisasi adalah untuk menghidupkan visi dan peluang pasar menjadi e- bisnis berkelanjutan.

 

DAFTAR PUSTAKA

 

http://www.scribd.com/doc/22853339/SPEKTRUM-EBUSINESS

http://www.scribd.com/doc/41779189/Ebisnis

http://www.scribd.com/doc/28347035/Dalam-Mengimplementasikan-Konsep-Ebisnis-Terlihat-Jelas-Bahwa

 



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: